terlalu sombong rasanya menuliskan judul ini. Tapi mirip seperti itulah yang aku rasakan dalam fase ini.
fase hidup mengejar sebuah cita. yaa,, aku dari awal atau belum memulainya aku sudah berjuang sendiri.
Mama Bapak maaf atas kesombonganku ini, aku tau mamah bapak masih sanggup memberi apa yang aku butuhkan sebagai anak. Aku tau mama bapak tidak akan rela melihatku berkali menyeka keringat diwajahku.
maafkan anakmu ini mah pak sama sekali tidak bermaksud mengabaikan tugasmu membesarkan dan memenuhi kebutuhanku.Aku hanya ingin mandiri,aku tidak ingin menjadi beban merepotkan mama bapak.
walau aku tau,mamah bapak tidak pernah berfikir sepirti itu.
cukup dulu aku masih belum mengerti akan semua kesulitan.belum mengerti akan sebuah perjuangan..pada fase ini yang hampir memakan waktu 5 tahun di perantauan,semua rasa hidup sudah aku alami. semuanya aku simpan sendiri,cukup kugoreskan saja dalam buku usang sebagai jejaku melewati fase ini.nanti suatu saat orang - orang akan melihat jejak-jejaku itu.betapa sering tertatih saat melangkah,betapa sering terjatuh saat berdiri. tapi yang jelas,fase ini semakin menguatkan azzamku, menguatkan langkahku untuk terus berlari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar