Hingga malam semakin larut
Aku masih tak penat juga
Menegur jalan yang kita tempuh
sekedar menepis rasa gelisah
Walau diri berhias senyum
Namun Hati tak pernah tentram
Dan sering datang perasaan lain
Tentang kejujuranmu kepadaku
Setinggi apa kita mampu mendaki
Rasa cinta kasih dan kesungguhan
Namun bila hati jadi terpisah
Beri Kepastian agar ku tebus semua
Ku akui aku selalu ingin memiliki
Dan engkau pun tak pernah terbuka
Untuk menghalang segala prasangka
Aku ingin ikuti kata jiwa hati remaja
Aku sedang rindu pada malam ku bersamamu
Kalbuku mengerang norma-norma hilang
Yang ada hanya rindu
Dalam setiap kata yang kau ucap
Bila malam tlah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan
Kata orang rindu itu indah
Namun bagiku ini menyiksa
Sejenak ku fikirkan untuk ku benci saja dirimu
Namun sulit ku membenci
Pejamkan mata bila kuingin bernafas lega
Dalam anganku aku berada disatu persimpangan jalan yang sulit kupilih
Ku peluk semua indah hidupku
Hikmah yang ku rasa sangat tulus
Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa namun ada yang hilang separuh
diriku
Aku masih tak penat juga
Menegur jalan yang kita tempuh
sekedar menepis rasa gelisah
Walau diri berhias senyum
Namun Hati tak pernah tentram
Dan sering datang perasaan lain
Tentang kejujuranmu kepadaku
Setinggi apa kita mampu mendaki
Rasa cinta kasih dan kesungguhan
Namun bila hati jadi terpisah
Beri Kepastian agar ku tebus semua
Ku akui aku selalu ingin memiliki
Dan engkau pun tak pernah terbuka
Untuk menghalang segala prasangka
Aku ingin ikuti kata jiwa hati remaja
Aku sedang rindu pada malam ku bersamamu
Kalbuku mengerang norma-norma hilang
Yang ada hanya rindu
Aku tak bisa jelaskan mengapa bisa begini
Aku slalu terdengar suara-suara yang merayu
Rangkaikan hatiku bersamamu
Di malam itu
Ku ingin
Aku hanya ingin mencintai
Aku hanya ingin dicintai
Walaupun banyak yang menentangku
Ku hanya ingin bahagia
Dalam setiap kata yang kau ucap
Bila malam tlah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan
Kata orang rindu itu indah
Namun bagiku ini menyiksa
Sejenak ku fikirkan untuk ku benci saja dirimu
Namun sulit ku membenci
Pejamkan mata bila kuingin bernafas lega
Dalam anganku aku berada disatu persimpangan jalan yang sulit kupilih
Ku peluk semua indah hidupku
Hikmah yang ku rasa sangat tulus
Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa namun ada yang hilang separuh
diriku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar